Ringkasan utama
Total kotor, total refund, total bersih, jumlah transaksi, rata rata per transaksi. Empat angka yang biasanya lo cari pertama.
Struk, invoice, notifikasi bank. Semuanya udah numpuk di inbox lo.
Prompt ini nyuruh AI nyambung ke Gmail lo, nyisir semua bukti transaksi sebulan, dan nyusun rekap pengeluaran yang beneran bisa dibaca. Bukan sampel, bukan perkiraan. Tinggal salin, ganti periodenya, kirim.
Terakhir diperbarui
Prompt
Ganti [PERIODE] jadi rentang tanggal lo. Sisanya biarin apa adanya, tiap bagian di situ ada gunanya.
Hubungkan ke Gmail saya menggunakan plugin/connector Gmail yang tersedia, lalu buat rekap pengeluaran secara menyeluruh untuk periode [PERIODE, misalnya 1-30 September 2026].
Telusuri email saya untuk menemukan bukti transaksi keuangan, termasuk:
- Struk pembelian
- Invoice
- Konfirmasi pembayaran
- Notifikasi transaksi kartu debit/kredit
- Notifikasi transaksi bank
- Transaksi e-wallet
- Pemesanan tiket perjalanan
- Hotel dan transportasi
- Pembelian makanan/restoran
- Belanja online
- Subscription dan pembayaran berulang
- Tagihan/utilitas
- Pengeluaran bisnis
- Email lain yang secara jelas menunjukkan adanya pengeluaran uang
Jangan hanya mencari email dengan kata "receipt" atau "invoice". Gunakan beberapa kata kunci yang relevan dan periksa isi email jika diperlukan.
Untuk setiap transaksi, ambil data berikut:
- Tanggal transaksi
- Merchant / penerima pembayaran
- Deskripsi transaksi
- Nominal
- Mata uang
- Metode pembayaran, rekening, atau kartu jika dapat diidentifikasi
- Kategori pengeluaran
- Sumber email / pengirim
- Apakah pengeluaran tersebut Personal, Bisnis, atau Tidak Jelas
Hindari penghitungan ganda. Jika ada invoice, notifikasi pembayaran, dan receipt yang sebenarnya merujuk pada transaksi yang sama, gabungkan sebagai satu transaksi saja.
Abaikan:
- Email promosi atau marketing
- Invoice yang belum dibayar
- Transaksi gagal atau dibatalkan
- Refund sebagai pengeluaran
- Transfer antar rekening milik saya sendiri jika dapat diidentifikasi
Untuk refund, catat secara terpisah dan kurangi dari total pengeluaran bersih.
Kelompokkan transaksi ke kategori yang masuk akal, misalnya: Makanan & Minuman, Groceries, Transportasi, Travel, Hotel / Akomodasi, Belanja, Software & Subscription, Tagihan & Utilitas, Kesehatan, Hiburan, Pengeluaran Bisnis, Biaya Bank / Admin, Pajak, Lainnya.
Setelah seluruh email diperiksa, buat laporan berikut:
1. Ringkasan Utama
- Total pengeluaran kotor
- Total refund
- Total pengeluaran bersih
- Jumlah transaksi
- Rata-rata nilai transaksi
2. Pengeluaran per Kategori
Tampilkan: kategori, total nominal, persentase dari total pengeluaran, jumlah transaksi.
3. Rincian Semua Transaksi
Buat tabel dengan kolom: Tanggal, Merchant, Deskripsi, Kategori, Nominal, Metode pembayaran, Personal / Bisnis / Tidak Jelas.
4. Pengeluaran Terbesar
Tampilkan 10 transaksi terbesar dan merchant dengan total pengeluaran terbesar.
5. Pengeluaran Berulang
Identifikasi subscription atau merchant yang terlihat melakukan penagihan secara rutin.
6. Hal yang Perlu Dicek
Tandai jika menemukan:
- Kemungkinan transaksi duplikat
- Pengeluaran dengan nominal tidak biasa atau sangat besar
- Transaksi yang kategorinya tidak jelas
- Subscription berulang yang mungkin sudah tidak diperlukan
- Pengeluaran yang kemungkinan bisa direimburse
7. Analisis Keuangan
Berikan analisis singkat mengenai:
- Ke mana sebagian besar uang saya digunakan
- Kategori yang paling banyak menyumbang pengeluaran
- Pola pengeluaran yang terlihat
- Merchant yang paling sering digunakan
- Pengeluaran yang terlihat tidak biasa
- Area pengeluaran yang layak saya review
Gunakan Rupiah (IDR) sebagai mata uang utama laporan. Jika ada transaksi dalam mata uang asing: tetap tampilkan nominal dan mata uang aslinya; jika email juga mencantumkan nominal hasil konversi ke IDR, gunakan nominal IDR tersebut; jangan membuat atau menebak kurs sendiri jika tidak tersedia di email.
Bersikap konservatif dalam mengklasifikasikan transaksi. Jika informasinya tidak cukup jelas, tandai sebagai Tidak Jelas daripada menebak.
Telusuri Gmail secara luas, bukan hanya Primary Inbox. Sertakan email di kategori seperti Updates, Promotions, atau folder lain apabila email tersebut berisi bukti transaksi.
Jika ada banyak email, prioritaskan kelengkapan transaksi dibanding hanya mengambil beberapa contoh.
Di bagian akhir, jelaskan keterbatasan laporan, misalnya transaksi yang kemungkinan tidak tercatat di Gmail atau email yang tidak memiliki informasi nominal yang cukup.Cara pakai
Output
Total kotor, total refund, total bersih, jumlah transaksi, rata rata per transaksi. Empat angka yang biasanya lo cari pertama.
Nominal plus persentase, jadi kelihatan kategori mana yang paling nyedot duit tanpa lo perlu hitung manual.
Tanggal, merchant, kategori, nominal, metode bayar, dan label personal atau bisnis. Bisa langsung lo tempel ke spreadsheet.
10 transaksi paling besar, merchant paling mahal, plus daftar subscription yang nagih rutin. Ini tempat pemotongan biaya paling gampang.
Duplikat, nominal aneh, kategori nggak jelas, subscription yang mungkin udah nggak kepakai, dan pengeluaran yang bisa direimburse.
Dia wajib ngaku apa yang nggak ketangkep. Transaksi cash dan yang nggak ngirim email nggak akan muncul, dan itu harus ditulis.
Pagar pengaman
Vincent Oktavian
Fractional CTO dan AI implementation consultant
Prompt kayak gini gunanya buat ngebuktiin satu hal: AI baru kepake kalau dia nyentuh data lo yang beneran. Kalau lo mau bagian ini jalan otomatis tiap bulan dan hasilnya masuk ke sistem yang lo pakai, itu kerjaan gue.
Kirim bottleneck loPrompt ini bebas dipakai dan dimodifikasi. Nggak ada jaminan hasilnya akurat 100 persen, jadi cek angka pentingnya sendiri.